Pengertian Makna Hikmah Dan Hukum Sholat Idul Fitri

Advertisement
Pengertian Makna Hikmah Dan Hukum Sholat Idul Fitri - Idul fitri yang merupakan hari kemenangan umat islam adalah moment yang sangat tepat untuk bisa mempererat tali shilaturahmi dengan indahnya berbagi dan saling bermaaf-maafan, Sehingga makna yang tercipta dan selalu ada dalam satu nilai istimewa lebaran yang berbahagia, Dan inilah yang di maksud dari makna idul fitri yang selama ini selalu di dambakan dan di nanti oleh semua umat islam selama satu bulan penuh berpuasa dengan penuh keyakinan mengharap ridho tuhan di hari kemenangan.

Termasuk dari adanya pengertian dari sholat idul fitri yang menjadi salah satu aktivitas ibadah penting yang bisa dilakukan di hari raya lebaran ini, yang dimana hukum sholat idul fitri ini memang menjadi hal yang paling di utamakan untuk bisa mengetahui secara pasti akan pelaksanaan ibadah sholat idul fitri itu sendiri dengan berbagai persiapan dari niat dan hikmah sholat idul fitri yang sangat penting sekali untuk diketahui secara pasti oleh segenap umat islam di dunia ini dengan hal hal yang ada pada makna dan pengertian idul fitri sebenarnya.

Sebab hikmah idul fitri itu adalah kembalinya kita sebagai manusia biasa ke hakikat manusia yang diciptakan dalam keadaan suci, Itu artinya pelaksanaan ibadah puasa ramadhan adalah hal yang menjadi pembersih dari segala dosa dosa yang dilakukan oleh kita dengan menunaikan zakat fitrah sebagai ibadah penyempurna dari ibadah puasa itu sendiri yang berangkat dari mengetahui tentang hukum shalat idul fitri dengan beberapa pengertian penting terhadap sholat idlu fitri itu sendiri, Sehingga makna fitri pun bisa di dapatkan dengan sempurna.

Pengertian Makna Hikmah Dan Hukum Sholat Idul Fitri


Pengertian Sholat Idul Fitri
Shalat shalat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan oleh seluruh umat Islam pada tiap tanggal 1 Syawal. Shalat sunnah dilaksanakan setelah kaum muslimin melaksanakan puasa Ramadhan selama sebulan penuh yang ada pada hari pertama bulan Syawwal (yaitu sejak malam pertama, setelah tenggelamnya matahari pada hari terakhir ramadhan-admin) ditandai dengan gema takbir, tahlil dan tahmid (lihat lafazh takbir pada pembahasan berikut ini-admin) dari lisan-lisan kaum muslimin, menandakan tibanya hari Idul Fithri.


عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ: أَمَرَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نُخْرِجَهُنَّ فِي الْفِطْرِ وَاْلأَضْحَى الْعَوَاتِقَ وَالْحُيَّضَ وَذَوَاتِ الْخُدُوْرِ، فَأَمَّا الْحُيَّضُ فَيَعْتَزِلْنَ الصَّلاَةَ وَيَشْهَدْنَ الْخَيْرَ وَدَعْوَةَ الْمُسْلِمِيْنَ. قُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، إِحْدَانَا لاَ يَكُوْنُ لَهَا جِلْبَابٌ؟ قَالَ: لِتُلْبِسْهَا أُخْتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا 

Dari Ummu ‘Athiyyah ia mengatakan: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kami untuk mengajak keluar (kaum wanita) pada (hari raya) Idul Fitri dan Idul Adha yaitu gadis-gadis, wanita yang haid, dan wanita-wanita yang dipingit. Adapun yang haid maka dia menjauhi tempat shalat dan ikut menyaksikan kebaikan dan dakwah muslimin. Aku berkata: “Wahai Rasulullah, salah seorang dari kami tidak memiliki jilbab?” Nabi menjawab: “Hendaknya saudaranya meminjamkan jilbabnya.” (Shahih, HR. Al-Bukhari dan Muslim, ini lafadz Muslim Kitabul ‘Idain Bab Dzikru Ibahati Khurujinnisa)

Makna Hikmah Sholat Idul Fitri 
Hari raya idul fitri adalah hari raya yang Allah SWT syariatkan untuk umat Islam agar mereka bergembira dengan limpahan nikmat dan ampunan Allah SWT setelah mereka menjalankan shaum Ramadhan dan qiyam (shalat tarawih dan witir) selama sebulan penuh. Pada hari raya ini Allah SWT mensyariatkan shalat idul fitri.
Dari Anas bin Malik RA berkata: Rasulullah SAW tiba di Madinah sedangkan penduduk Madinah memiliki dua hari raya untuk mereka rayakan. Maka beliau bertanya, "Dua hari apa ini?" Mereka menjawab, "Pada dua hari ini, kami biasa bermain pada masa jahiliyah." Maka beliau bersabda, "Allah SWT telah menggantikannya untuk kalian dengan dua hari yang lebih baik: idul adha dan idul fitri."(HR. Abu Daud no. 1134, An-Nasai, 3/179, Ahmad no. 11826, Al-Hakim no. 1041, Abu Ya'la no. 3717, dan Ath-Thahawi dengan sanad shahih) 
 
Hukum Shalat Idul Fitri
Para ulama berbeda pendapat tentang hukum shalat idul fitri:
  • Sunah muakkadah yaitu sunah yang sangat ditekankan. Ini adalah pendapat jumhur (mayoritas) Ulama.
  • Fardhu Kifayah yaitu wajib atas seluruh umat Islam sebagai satu kesatuan umat, namun apabila sebagian kaum muslimin sudah menjalankannya dengan baik, berarti kewajiban melaksanakan shalat 'Ied itu telah gugur bagi orang lain. Pendapat ini adalah pendapat yang terkenal di kalangan madzhab Hambali.
  • Fardhu 'Ain yaitu wajib atas setiap individu muslim dan muslimah. Barangsiapa tidak melaksanakannya berarti berdosa besar.. Ini adalah pendapat madzhab Hanafiyah serta pendapat salah satu riwayat dari Imam Ahmad. 
Dari anda mengetahui makna penting dari sholat idul fitri ini akan menjadikan kebahagiaan di hari lebaran bisa lebih tersempurnakan dengan mengetahui pula tentang bacaan doa niat sholat idul fitri yang memang harus di ketahui secara pasti oleh segenap umat islam di seluruh dunia dari hadirnya hari raya ini.

Advertisement